Tinggalkan komentar

Mengapa ‘Meteor’ Cirebon Bau Belerang


“Di lokasi tidak ada lubang. Objek jatuh langsung meleleh dan terbakar dengan api berwarna”

VIVAnews – Meteor yang jatuh di kawasan Pabrik Gula Tersana Baru, Babakan, Kabupaten Cirebon, mengeluarkan aroma belerang yang sangat menyengat. Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (Lapan) sudah menemukan asal muasalnya.

“Soal bau belerang sudah terjawab. Itu bersumber dari limbah belerang di lahan yang terpapar objek panas yang jatuh,” kata Peneliti Utama Astronomi-Astrofisika, Thomas Djamaluddin, kepada VIVAnews.com, Jumat, 20 Agustus 2010.

Dari hasil penelitian Lapan terhadap sisa sampel dari benda yang diduga meteorit itu, limbah belerang diperkirakan menyelimuti benda misterius yang meluncur dari langit itu dan memunculkan cahaya biru.

Kendati demikian, peneliti yang akrab disapa Djamaluddin ini menyatakan belum dapat menyimpulkan benda itu adalah meteor. Biasanya, meteor jatuh menimbulkan suara gemuruh dan meluncur dengan kecepatan serta panas yang tinggi.

“Tidak ada info meyakinkan gerak objek sebelum jatuh. Sehingga belum bisa disimpulkan itu meteorit,” tegas peneliti lulusan Jepang ini.

Djamaluddin juga meluruskan kabar bahwa di lokasi jatuhnya benda itu tercipta lubang. Yang ada, kata dia, adalah sisa permukaan tanah yang terbakar akibat benturan dengan benda misterius itu.

“Di lokasi tidak ada lubang. Objek jatuh langsung meleleh dan terbakar dengan api berwarna biru,” ujar dia. Benda yang jatuh pada Rabu 18 Agustus sekitar pukul 20.30 WIB itu meleleh saat mendingin, lalu menjadi lempengan seperti plastik yang melebar dengan garis tengah sekitar 25 sentimeter. (kd)

• VIVAnews

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: