1 Komentar

Ndengerin ngaji…


Jum’at Pahing, 3 Juni 2011 Malam sudah terasa, suara jangrik mengimbangi. Percikan air di kolam ikan itu masih mengalir seperti biasanya.

Anak-anak pengajian yang sangant sederhana

Ngaji sore bersama Kaki Tasir

Dari kamar terdengar sayup-sayup suara anak-anak sedang belajar mengeja huruf-huruf alif ba ta. Aku tengok sebentar ternyata ada 5 orang anak yang sedang ngaji, 3 ikhwan dan 2 akhwat dan mereka ada yang sedang ngaji iqro 1-3 ada juga yang sudah masuk iqro 6 walau terkadang masih ada sedikit salah baca tajwid. Diantara mereka masih duduk di sekolah dasar, ada juga yang masih duduk di taman kanak-kanak. Guru ngaji yang sudah sepuh selalu mengajari muridnya supaya mau membantu temannya yang sedang belajar iqro 1 sampai 3. Sebut saja Tomo, duduk di kelas 3 SD Negeri 2 Piasa, ia sudah masuk iqro 5, saya coba agar ia membacakan untuk saya dan benar, masih terkadang salah baca tajwid, tetapi ia membacakan sudah cukup lancar. Sejenak kuajak ia berhitung matematika perkalian sebelas, ternyata ia sudah paham triknya, tak ayal guru ngaji pun menegornya. Guru ngaji yang sekarang sedang sibuk memperbaiki jalan itu pun menyuruhnya untuk jangan berhenti mengaji,ajarkan kepada yang lain yang masih mengeja alif ba ta. Memang sudah seharusnya kita fokus pada pekerjaan yang sedang kita jalani daripada memikirkan ini itu yang kurang penting, demikian pelajaran yang dapat saya petik dari peristiwa itu. Kakek Tua yang anaknya kini sudah suskes menjadi Owner di Mie Joyo Bandung itu masih mengajari mengaji ke lima anak didiknya sambil memberi petuah-petuah yang mahal jika diuangkan, sosoknya yang selalu memakai kacamata tebal,kumal saat membaca buku. Waktu sudah menunjukkan pukul 19.20 waktu banyumas, dan tiba saatnya untuk mereka pulang bersama ibu tetapi ada juga yang pulang bersama neneknya,jalanan yang gelap tidak menjadi halangan untuk mereka mencari ilmu, hanya lampu sentir dan senter korek api yang menerangi mereka pulang ke rumah masih-masing ibarat ilmu yang mampu menerangi kehidupan.

Ya udah ya, sampai disini dulu cerita sore ini. Udah adzan Isya, yang mau sholat Isya selamat menjalankan ibadah sholat. Kisah ini akan dilanjutkan episode besok.

One comment on “Ndengerin ngaji…

  1. WAH…GENERASI MENDATANG MEMANG HARUS DI BEKALI DENGAN IMAN YANG KUAT..BELAJAR MENGAJI MERUPAKAN REALISASI DARI BENTUK USAHA MEMBEKALI GENERASI MENDATANG.
    APA LAGI BILA ANAK” TIDAK DI PUNGUT BIYAYA APAPUN..SEHARUSNYA MINAT UNTUK MENGAJI TERUS MENINGKAT
    SEMOGA SAJA KAKI TASIR TAMBAH PAHALANYA AZA YA
    HEHEH
    SEMANGAT TERUS YA KI😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: