Tinggalkan komentar

Makan Berlebih, Lapar atau Kebiasaan?


Liputan6.com, London: Mengapa orang makan berlebihan? Lapar atau kebiasaan makan yang menjadi pemicunya. David Neal, seorang ahli asal London, Inggris, belum lama ini telah mengadakan tes untuk mengetahui penyebab pasti orang makan berlebihan. Ia memberi mereka sekeranjang popcorn baru dibuat dan popcorn yang dibikin sepekan lalu, kepada orang-orang yang akan menonton film di bioskop.

Hasilnya, mereka yang jarang makan dalam bioskop akan makan popcorn sepekan lalu dalam jumlah sedikit. Sebab, mereka menyadari rasa tak enak dari popcorn. Sedangkan mereka yang terbiasa makan dalam bioskop, tetap mengonsumsi popcorn dengan rasa tak enak itu hingga habis. Menurut mereka tak ada perbedaan dalam rasa popcorn.

Percobaan lain dilakukan dengan memberikan sekeranjang popcorn pada kelompok yang mengontrol makanan ketika menonton video. Hal ini membuat pencinta popcorn tertarik dengan popcorn tersebut. Namun ketika mereka diberikan makanan pada sisi sebaliknya (makan dengan tangan kidal), mereka akan makan dengan jumlah sedikit. Jadi, rasa makanan sebenarnya tak berperan dalam hal ini, melainkan faktor kebiasaan saja.

Penemuan ini mungkin menjelaskan alasan beberapa orang makan, bahkan ketika mereka tidak lapar. David Neal, pemimpin penelitian, mengatakan bahwa ketika kita secara teratur makan makanan tertentu dalam lingkungan tertentu, otak kita akan mengingat makanan dengan lingkungan tersebut.

Karena itu, jika pada kondisi tersebut, keinginan makan pun akan selalu datang. Jadi jangan biasakan makan terlalu banyak karena otak Anda akan mengingatnya, dan memerintahkan Anda untuk mengulanginya.(ANS/GeniusBeauty)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: